Kangen juga yah ngerasain olahraga bareng Sava Gibe di minggu pagi. Setelah berapa bulan ini, Gibe punya jadwal latihan tenis bareng ayahnya. Dan Sava kadang lebih memilih jogging bareng teman-temannya (abegekuuu....). Tinggal maWii aja deh yang sendirian olahraga di dapur.
Nah, dari semalam ceritanya mencoba merayu Gibe untuk menemaniku minggu pagi ke lapangan Sempur. Kebetulan aku ada janji di sana dengan seorang teman blogger untuk memberikan titipan. Sekalian lah jalan pagi.
Tapi kalau ngerayu Gibe, boro-boro langsung di-iyain, dia malah mengajukan syarat, "abis sempur ke sentul ya." Hadeeuh...beq beq beq....
Singkat kata, batallah olahraga di Sempur. Setelah bertemu teman blogger dan memberikan titipannya, aku dan sava-gibe langsung cuuuzz ke sentul. Apalagi yang diinginkan mereka kalau bukan jajan di Ahpoong. Kenapa ya mereka ngga pernah bosan jajan di sana? Yaaah....karena banyak makanan, selalu itu jawabannya.
Sampai di Ahpoong masih jam 8 pagi, sudah tentu Ahpoong belum buka. MaWii pun mengajak mereka bermain dulu di Eco Art Park. Eco Art park ini letaknya tidak jauh dari pasar Ahpoong, persis disebelahnya. Cuma dipisahkan dengan jembatan cinta.
Dari sekian kali masuk ke Ahpoong lewat Eco art park ini, baru pagi tadi sadar kalau di sini terdapat dua taman bermain. Idiihh, maWii!!
Menurut pak satpam yang aku ajak ngobrol, di dalam Eco Art Park ini ada dua garden. Science garden dan sculpture garden. Taman Ilmu Pengetahuan dan Taman Patung.
Letak Science garden dan sculpture garden ada di satu lokasi, tidak terpisah. Paling menarik perhatian adalah Taman Patung, karena terdapat patung-patung besar, yang begitu kita masuk Eco park memang langsung terlihat. Diantara patung-patung itu ada patung tinggi sekali mirip robot transformer, yang terbuat dari sparepart mobil bekas. Karena belum banyak pengunjung, jadi enak bermain dan ambil foto sana sini. (lumayan bisa buat isi blog ceritakamunaku...hihi)
Di Science garden Sava Gibe mencoba Parabola bekerja dan Pipa Suara. Parabola Bekerja adalah sebuah antena berdaya jangkau tinggi yang digunakan untuk komunikasi. Gibe dan Sava mencoba bergantian berbicara tepat di titik parabola, maka suaranya akan terdengar dengan sangat jelas di titik parabola lainnya. Bukan hanya parabola dan pipa suara, ada juga benda2 percobaan yang lain. Tapi sayang tidak semuanya bisa digunakan, karena faktor keamanan.
Ngga sampai satu setengah jam bermain di sini, kami pun pindah ke Ahpoong buat sarapan. Cuuuzz....
 |
Gibe bisik2 di pipa suara |
 |
beberapa patung di sculpture garden. |
 |
Kaka Sava, yang sudah tidak mau difoto |